Smart Memilih Asuransi Dalam Perencanaan Keuangan

Smart Memilih Asuransi Dalam Perencanaan Keuangan

Picture source : photobucket upload by Muirin Raven

Sobat www.jahjasumitro.com dalam memilih payung resiko berkaitan dengan perencanaan keuangan yang akan dilakukan, ada beberapa hal yang perlu diketahui, antara lain jenis asuransi yang harus dipertimbangkan dalam mengelola resiko tersebut. Secara umum jenis asuransi tersebut dapat digolongkan menjadi tiga  yaitu

  • Asuransi jiwa yang memberikan perlindungan atas nilai ekonomis atau resiko kematian sesorang.


  • Asuransi kerugian yang memberikan perlindungan atas kerusakan ataupun kehilangan barang yang diakibatkan oleh peristiwa yang bersifat tiba tiba dan tidak terduga.


  • Asuransi kesehatan ataupun penyakit kritis, yang memberikan proteksi atas biaya yang tinggi dalam rangka penyembuhan penyakit tersebut. Saat ini pemerintah menghimbau seluruh WNI mengikuti BPJS dengan tujuan agar akses terhadap kesehatan yang lebih baik dapat dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia.


Yang menjadi pertimbangan utama dalam mengelola resiko yang ada antara lain, sampai di mana tahapan kehidupan sesorang, karena jika seseorang masih berstatus single, ataupun sudah menikah dan sudah memiliki buah hati, tentunya akan sangat berbeda dalam pemenuhan kebutuhan asuransi untuk setiap individu.


Sebagai konsumen yang akan menggunakan jasa asuransi, sebaiknya bersikap kritis dalam memilih proteksi yang sesuai kebutuhan, karena setiap tambahan proteksi yang diambil akan mempengaruhi jumlah premi yang harus dibayar.  Jumlah premi asuransi harus diperhitungkan agar tidak membebani arus kas dalam anggaran keluarga (cash flow)


Jika telah mantap akan membeli perlindungan asuransi, di dalam beberapa produk asuransi jiwa terdapat masa tenggang (free look) manfaatkanlah masa tenggang untuk mempelajari luas jaminan polis dan pengecualiannya,   sehingga apabila jenis perlindungan yang diperlukan kurang sesuai dengan produk tersebut,  masih ada kesempatan untuk membatalkan polis.

Putuskan dengan skala  prioritas untuk  menentukan jenis asuransi yang dibutuhkan sehingga dapat diputuskan mana yang perlu dibeli terlebih dahulu, dan siapa yang akan diproteksi agar proses pengalihan resiko kepada perusahaan asuransi benar benar optimal.


Pemilihan produk dapat disesuaikan dengan status seseorang, jika seseorang masih berstatus lajang,  dan tidak memiliki tanggunga, asuransi kesehatan akan menjadi prioritas. Sebaliknya jika seseorang sebagai kepala keluarga, atau orang tua tunggal, asuransi jiwa akan menjadi prioritas, agar bila terjadi musibah kematian, anggota keluarga tidak mengalami kesulitan keuangan. 


Besarnya nilai pertanggungan, perlu ditentukan secara benar, karena jika hanya membeli asuransi jiwa namun nilai pertanggungannya tidak mencukupi proteksi yang dimiliki tidak akan optimal. Minimal nilai pertanggungan adalah sekitar 100 x  penghasilan.  Diharapkan minimal anggota keluarga yang ditinggalkan dapat bertahan selama hampir 9 tahun, untuk mencari penghasilan pengganti tanpa menggangu keuangan keluarga.


Lakukan pengamatan  sederhana dengan membandingkan produk perusahaan asuransi tersebut dengan produk perusahaan lain, sehingga  memperoleh produk yang tepat dan terbaik, serta bandingkan besarnya premi dan kemudahan pembayaran premi. Pilihlah perusahan asuransi yang sehat dengan melihat RBC (Risk Base on Capital) dengan rasio minimum 120% karena rasio ini mencerminkan salah satu kesehatan keuangan perusahaan asuransi.


Pelajari dan baca prosedur klaim di dalam polis asuransi yang harus dipenuhi, jika ada perusahaan asuransi yang telah memanfaatkan teknologi dan internet dan memungkinkan  mengirim dokumen klaim secara on line ataupun melalui website, tentunya hal ini akan menjadi pertimbangan dan kelebihan perusahaan tersebut, dibandingkan dengan perusahaan yang masih memerlukan dokumen klaim secara konvensional (dokumen dalam bentuk hard copy).


Saat ini beberapa jenis asuransi tersebut diatas dapat dibeli secara on line, terutama bagi generasi millennial hal ini tentunya akan menjadi nilai tambah atas pelayanan perusahaan asuransi tersebut. Mari kita tingkatkan kesadaran dan pengetahuan kita atas pentingnya asuransi, agar kita menjadi pengguna dan konsumen asuransi yang " smart" di era kemajuan digital saat ini.




Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter