Mau Investasi Reksa Dana  Bagaimana Caranya

Mau Investasi Reksa Dana Bagaimana Caranya

ada kesempatan ini penulis akan mengulas bagaimana caranya untuk mulai berinvestasi di reksadana, untuk lebih jelasnya penulis akan menjelaskan secara singkat apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan reksa dana tersebut.

Apa itu Reksa Dana

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer InvestasiUU Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat 27 ).

Seperti kumpulan para pemilik dana dana yang ada akan dikelola untuk investasi bersama sama dan dana yang terkumpul dipercayakan kepada pihak yang lebih ahli, yaitu manager investasi. Reksadana pada umumnya saat ini berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

Kontrak Investasi Kolektif


Kontrak yang dibuat antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang juga mengikat pemegang Unit Penyertaan sebagai Investor. Melalui kontrak ini Manajer Investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio efek dan Bank Kustodian diberi wewenang untuk melaksanakan penitipan dan administrasi investasi.


img-1460310553.jpg

Sumber info grafis KIK : mencari reksadana blogspot,co.id

Dimana kita dapat berinvestasi di reksa dana

Saat ini sangat mudah sekali jika kita akan berinvestasi reksadana karena ada beberapa cara yang dilakukan, antara lain:

Membeli langsung di Manager Investasi yang mengeluarkan produk reksadana

Membeli melalui agent penjual bisa berupa bank, ataupun perusahaan sekuritas, dan saat ini sudah banyak yang melakukan penjualan dan pembelian secara on line.

Bagaimana cara memulai investasi reksadana

Pada umumnya ketika kita memulai investasi reksadana caranya seperti kita membuka tabungan biasa, dimana kita menyerahkan copy identitas diri, NPWP dan mengisi formulir serta ada juga formulir untuk mengetahui profil resiko investor kemudian kita menyetorkan/transfer dana ke rekening bank custodian. 

Saat ini investasi reksadana juga dapat dilakukan dimulai dengan dana Rp 100,000,- dan sudah tersedia juga fitur auto debet yang memungkinkan kita berinvestasi secara rutin dengan jumlah tertentu setiap bulannya.

Jenis jenis Reksadana

Reksa dana konvensional terdiri dari beberapa jenis:

Reksa dana Pasar Uang

Reksa dana yang berinvestasi di efek yang berjangka kurang dari satu tahun, seperti, obligasi swasta, ORI, SUN, SBI dan deposito

Reksa dana pendapatan tetap
Reksa dana yang berinvestasi pada obligasi dan surat utang.

Reksa dana Campuran
Reksa dana yang berinvestasi pada pasar uang, obligasi dan saham

Reksadana Saham
Reksadana yang berinvestasi 80% di instrumen saham 

Perbandingan jenis reksadana dan resikonya 

img-1460310885.jpg
Info grafis by : Dr Keuangan

Dengan mengetahui setiap jenis reksadana, serta mengetahui risk profile dengan tepat diharapkan dapat menyelaraskan investasi dengan tujuan keuangan yang akan dicapai, misal untuk dana pendidikan, pensiun sehingga kita dapat memilih reksadana dengan tepat yang sesuai dengan tujuan keuangan kita.




 




Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter