Enam Langkah Mencapai Tujuan Keuangan

Enam Langkah Mencapai Tujuan Keuangan

Image taken from plus geogle artha mulia training.
Halo sobat, apa kabar penulis berharap di  tahun 2017 ini para pembaca dalam kondisi yang sejahtera, serta mengalami perubahan yang semakin baik dari hari ke hari dalam sisi keuangan pribadi. Di awal tahun ini mari kita rencanakan langkah langkah yang harus dilakukan untuk semakin memperkokoh kondisi keuangan keluarga,

Langkah pertama Analisa Keuangan
Apabila pembaca telah melakukan pencatatan keuangan sejak tahun lalu, tentunya kita bisa melihat history catatan selama setahun terakhir di tahun 2016. Jika hal tersebut telah dilakukan paling tidak ada beberapa hal yang dapat dianalisa untuk membantu langkah perencanaan keuangan di tahun 2017 ini.http://jahjasumitro.com/anggaran--dalam-keluarga-detail-10700.html

Arus Kas Positip
Amati dari arus kas bulanan yang telah dibuat apakah sudah positip, apabila sudah positip perlu kita pertahankan, artinya ada sejumlah dana yang dapat diinvestaskan untuk tujuan masa depan seperti, uang muka pembelian rumah,  biaya pendidikan anak  dan persiapan biaya pensiun.

Review Hutang Konsumtif
Dari arus kas yang telah positip tersebut kita analisa kembali masih adakah hutang konsumtif, bila masih ada,  usahakan agar hutang konsumtif tersebut dikurangi atau dapat dilunasi dengan perencanaan keuangan di tahun 2017 ini.http://jahjasumitro.com/bebas-jerat-hutang-melalui-perencanaan-keuangan-detail-9944.html

Hitung dan Review Dana Darurat
Hal yang kedua yang dapat dilakukan adalah meninjau dana darurat yang telah dimiliki, apakah masih perlu ditingkatkan jumlahnya, sesuai dengan jumlah anggota keluarga, minimal tersedia dana darurat sebesar 3 sampai 6 bulan pengeluaran keluarga, namun jika sebuah keluarga dengan 4 anggota keluarga, idealnya jika setiap anggota keluarga membutuhkan 3 bulan pengeluaran, artinya dana darurat tersebut sebaiknya tersedia sebanyak 12 kali pengeluaran bulanan. Apabila dana darurat tersebut sudah tersedia 12 bulan,  50% nya dapat dialokasikan di dalam tabungan agar ketika dibutuhkan mudah diakses,  20% dapat dialokasikan ke reksadana pasar uang, 20% ke deposito dan 10% nya dapat dialokasikan dalam logam mulia.http://jahjasumitro.com/dana-darurat-dan-cara-mempersiapkannya-detail-18234.html

Proteksi Yang Cukup 
Jika status sesorang adalah sebagai kepala keluarga, perlu juga meninjau apakah telah memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, apabila masih single dan tidak ada orang lain yang bergantung secara ekonomi dan tidak memiliki hutang seperti KPR, hanya membutuhkan asuransi kesehatan saja. Jumlah nilai pertanggungan asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan, serta jenis asuransi yang dipakai sangat penting untuk dicermati dan dipelajari lebih lagi.http://jahjasumitro.com/jenis-jenis-asuransi-jiwa-detail-13708.html http://jahjasumitro.com/perlukah-asuransi-jiwa-dan-berapa-besar-nilai-pertanggungannya-detail-9897.html

Lakukan Investasi
Apabila hal hal tersebut diatas telah kita persiapkan dengan baik. barulah kita melakukan perencanaan keuangan dengan cara investasi, bagaimana cara berinvestasi dan dimana kita berinvestasi dapat dilihat di http://jahjasumitro.com/artikel/investasi  http://jahjasumitro.com/apakah-tujuan-keuanganku-realistis-detail-17345.html.  Semoga hal yang penulis bagikan saat ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter