Usia Muda Lajang Bagaimana Mengalokasikan Pendapatan

Usia Muda Lajang Bagaimana Mengalokasikan Pendapatan

Apabila anda saat ini masih berusia 23 tahun, di mana normalnya saat ini telah menyelesaikan program study S1 dan mulai merintis usaha dan bisnis ataupun sedang mulai merintis karier sebagai karyawan (fresh graduate) ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik diantaranya adalah mulai mengatur anggaran keuangan pribadi, dimana pada usia yang masih muda rata rata merupakan pribadi yang masih lajang atau belum berkeluarga.

Apakah ada acuan bagaimana cara mengatur keuangan yang sederhana yang dapat dilakukan untuk lajang, biasanya dari seluruh pendapatan kita dapat membaginya secara sederhana ke dalam pos pos anggaran sebagai berikut:

Pos pengeluaran rutin

Pos Pengeluaran rutin, dimana pos pos yang ada di dalam didalamnya terdapat pos pos biaya transport, biaya makan siang, biaya bulanan, dan membayar biaya asuransi kesehatan, karena apabila lajang dan tidak ada orang lain yang menjadi tanggungan saat itu baru hanya membutuhkan asuransi kesehatan, usahakan pos pengeluaran rutin tidak melebihi 50% dari pendapatan yang diterima setiap bulannya.

Pos investasi atau tabungan masa depan

Perlu diingat bahwa investasi yang paling efektif adalah dimulai saat sedini mungkin dimana idealnya sebagai lajang diharapkan dapat menyisihkan sampai 30% penghasilan untuk investasi,  antara lain untuk mempersiapkan dana darurat, melanjutkan jenjang pendidikan, mempersiapkan biaya DP rumah ataupun menyiapkan biaya untuk pernikahan kelak. Namun apabila baru memulai investasi dapat dilakukan minimal 10% dari pendapatan, apabila diasumsikan saat lajang tidak mempunyai hutang, tentunya angka 30% porsi investasi bukan merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. 

Pos gaya hidup

Untuk gaya hidup sebaiknya kita membuat anggaran dan mengendalikannya misalnya kita mengambil 10% untuk pos ini, tujuannya agar kita masih dapat menikmasti hidup kita dengan bersosialisasi bersama teman teman di cafe atau pun tempat lainnya, namun tidak melebihi kemampuan keuangan kita sehingga kita dapat terhindar dari gaya hidup konsumtif ataupun hutang, terutama untuk hutang kartu kredit.

Pos sosial 

Sisihkan antara 2,5% sampai 10% dari pendapatan kita untuk pos sosial yang kita gunakan untuk membantu dan berbagi dengan orang orang di sekitar dan saudara saudara yang membutuhkan bantuan kita.

Demikianlah tips tips yang penulis bagikan untuk kaum lajang, semoga bermanfaat agar tujuan keuangan yang mereka impikan dapat tercapai.
  

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter