Siapkan Sebelum Usia 30 Tahun Jangan Terlambat

Siapkan Sebelum Usia 30 Tahun Jangan Terlambat

image source : www.freeimages.com by Sava Marincovic 
Hai teman teman, kali ini penulis akan sharing tips keuangan buat sobat muda, mudah mudahan hal ini sangat bermanfaat buat anda semua. Masa muda adalah masa yang sangat asyik, dimana kita banyak pengalaman, dan punya banyak kesempatan untuk mencoba hal hal yang baru. Namun ada hal yang perlu teman teman perhatikan agar nantinya tidak menyesal.

Karena ada pepatah yang mengatakan sesal kemudian tiada berguna, berikut ini hal hal yang perlu sobat muda rencanakan dan lakukan agar masa depan tertata dan menjadi lebih baik.

Bertanggung jawab secara finansial
Sebelum usia 30 tahun sebaiknya teman temann sudah bekerja, dengan menekuni dan mengerjakan dengan setia setiap tahapan dalam proses meningkatkan karier atau kemajuan dalam bekerja, Sehingga paling tidak kebutuhan keuangan yang mendasar sobat muda sudah tidak menjadi beban bagi orang tua ataupun keluarga.  Selain sobat muda menekuni pekerjan yang ada sekarang, perlu pula merencanakan keuangan agar mempunyai tambahan pendapatan berasal dari passive income dikemudian hari.

Bagaimana caranya diantaranya sobat muda dapat berinvestasi di instrument saham, dengan mencari saham saham yang berfundamental bagus, sehingga kita selain mendapatkan capital gain (kenaikan  harga saham) kita juga mendapatkan deviden.atau dapat juga berinvestasi melalui reksadana sehingga asset keuangan kita akan meningkat seiring dengan kenaikan NAB nilai reksadana yang dimiliki. 

Atau mulai mencicil apartemen ataupun rumah sederhana yang terjangkau dengan pendapatan yang dimiliki apabila asset tersebut disewakan akan mendatangkan passive income, atau dapat juga menjadi re-seller on line shop, atau dropshiper sehingga memperoleh pendapatan tambahan.

Mengatur Keuangan Dengan Benar   
Setelah memiliki penghasilan sebaiknya dapat juga mengatur keuangan dengan benar antara lain dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan, penulis secara pribadi awalnya mulai mengatur keuangan dan berinvestasi saat berusia 27 tahun, sehingga beberapa tahun di awal penulis bekerja belum mengatur keuangan dengan tepat, karena pada saat itu belum banyak referensi dan literatur tentang cara sederhana mengatur keuangan. 

Pada dasarnya sebagai anak  muda akan lebih baik jika setiap bulannya dapat mengatur alur pendapatan dan pengeluaran dengan benar dan mempunyai surplus untuk selanjutnya diinvestasikan untuk memenuhi tujuan keuangan di masa depan.

Mempunyai Dana Darurat  
Sebaiknya menghindari keaadaan sudah bekerja bertahun tahun namun tidak memiliki  asset keuangan, ataupun asset lainnya,  secara mudahnya minimal ketika masih berusia dibawah 30  tahun sebaiknya memiliki dana darurat antara 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan sehingga apabila ada hal hal yang mendesak tidak sampai mengacaukan tujuan keuangan yang lain. Apai itu dana darurat dan kegunaanya dapat dibaca di website penulis ini  http://jahjasumitro.com/dana-darurat-dan-cara-mempersiapkannya-detail-18234.html

Mempunyai Investasi Dan Batasi Hutang Konsumtif
Sebaiknya sebagai generasi muda mulai berinvestasi sejak dini, karena pada usia muda umumnya masih lajang dan menyisihkan investai sebelum pengeluaran yang lainnya sebesar minimal 10% -20% dari pendapatan setiap bulan. Mengapa kita harus berinvestasi karena kita berkejaran dengan waktu dan inflasi yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.  Untuk mengenal dan belajar investasi lebih lanjut  dapat dibaca di http://jahjasumitro.com/artikel/investasi 

Hal penting lainnya adalah membatasi hutang konsumtif yang tujuannya hanya menunjang gaya hidup, karena dengan mempunyai banyak hutang konsumtif secara otomatis akan membebani cash flow kita dan ujung ujungnya bukannya sobat muda berhasil mengumpulkan asset ataupun investasi namun akan membuat masa depan terbebani hutang dan bunga yang besar. Apabila sampai berhutang batasilah hutang konsumtif dan produktif jumlah cicilan per bulannya maksimal sebesar 35% dari seluruh pendapatan setiap bulannya, dan diharapkan melunasi hutang konsumtif secepatnya sehingga rasio hutang dan pendapatan tidak melebihi 30% dari total seluruh pendapatan per bulan. 

Memiliki Proteksi Asuransi
Sebagai generasi muda yang umumnya belum mempunyai keluarga sebaiknya mempunyai proteksi asuransi kesehatan, seperti BPJS ataupun asuransi komersial yang lainnya namun ingat ya bila saat lajang dan tidak mempunyai tanggungan ataupun hutang hanya membutuhkan asuransi kesehatan dan belum memerlukan asuransi jiwa. Tujuannya apabila memerlukan perawatan kesehatan tidak membuat arus kas dan anggaran bulanan serta investasi yang direncanakan terbebani biaya kesehatan.  Namun apabila sobat muda sudah memiliki asset lain seperti motor dan rumah sebaiknya diproteksi juga dengan asuransi kendaraan bermotor ataupun asuransi harta benda (property all risks). Biasanya apabila masih terikat pembiayaan dengan perusahaan keuangan mereka telah mewajibkan debitur memproteksi dengan asuransi, namun apabila dibeli dengan lunas (cash) sebaiknya sobat muda memproteksi dengan asuransi tersebut untuk menghindari kerugian secara keuangan saat kendaraan ataupun rumah mengalami musibah.

Siapkan Dana Pensiun
Mempersiapkan kebutuhan pensiun sejak muda akan lebih ringan dibandingkan menunda dan mempersiapkan setelah berusia lanjut, karena jumlah dana yang harus diinvestasikan semakin lanjut usia sesorang akan semakin besar. Dan apabila salah dalam mempersiapkan dana pensiun akan berakibat fatal.http://jahjasumitro.com/salah-mempersiapkan-pensiun-detail-28764.html

Demikianlah yang penulis bagikan saat ini semoga bermanfaat bagai generasi muda, apabila ada pertanyaan ataupun komen dapat memberikan komentarnya, kami akan menanggapinya dengan senang hati
Salam,


www.jahjasumitro.com








Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter