Seratus Ribu Menunjang Hari Tua Sejahtera

Seratus Ribu Menunjang Hari Tua Sejahtera

image:  by wipsen.org

Mungkinkah  Rp 100,000,- 

Sering kali kita sering kali menganggap uang Rp 100,000,- hanya sebagai uang makan di luar saat berakhir pekan dengan keluarga. Bahkan mungkin ada yang berkata mana cukup dengan Rp 100,000,-  

Tentunya tergantung tujuan makan tersebut untuk memenuhi kebutuhan atas rasa lapar atau memenuhi keinginan keluarga untuk makan jenis makanan tertentu atau suasana makan yang diharapkan. 

Hal ini sering menjadi topik yang menarik dalam setiap perbincangan bersama sahabat, di waktu senggang dimana nilai uang yang dimiliki seakan akan semakin berkurang dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan yang semakin berkembang jenisnya. 

Kembali lagi dengan pertanyaan yang menggelitik," Apa mungkin Rp 100,000,- merubah seseorang menjadi jutawan atau bahkan miliarder serta menjadikan pensiun  lebih sejahtera?

img-1463489664.jpg

Perubahan Pola Pikir dan Kebiasaan

Ada beberapa cara diantaranya sebagai berikut :

Ada kemauan, komitmen dan disiplin yang kuat serta konsistensi untuk menyisihkan Rp 100,000  setiap bulan atau Rp 3,500,- per hari untuk investasi masa depan, bukan merupakan hal yang tidak mungkin dilakukan dengan menyisihkan setara biaya parkir 1 jam saja. 

img-1463489699.jpg

Mempunyai pola pikir yang baru dengan mengutamakan investasi dengan cara menyisihkan investasi sebagai prioritas utama sebelum melakukan pengeluaran rutin lainnya. Investasi ini bersifat jangka panjang dan tidak instant, sehingga sangat mungkin sekali ditempatkan dalam reksadana saham ataupun dengan cara nabung saham melalui perusahaan sekuritas. Berdasarkan penelitian hanya 10% orang yang melakukan investasi di awal saat memperoleh pendapatan, 90% lainnya melakukan investasi setelah membayar kebutuhan rutin, dan ditemukan hasil 10% orang tersebut cenderung memiliki investasi, sedangkan 90% lainnya gagal, karena pendapatannya cenderung habis sehingga tidak ada lagi yang dapat diinvestasikan.

img-1463489603.jpg


Dalam membeli barang dan jasa lebih mengutamakan kebutuhan daripada keinginan, sehingga pembelian suatu barang ataupun pemenuhan kebutuhan benar benar berdasarkan prioritas, tidak semata mata mengikuti keinginan gaya hidup yang konsumtif.

img-1463490149.jpg

Berapa hasil investasinya ?

Coba kita hitung, ambil contoh misalnya seseorang yang baru saja lulus universitas dengan usia 22 tahun  dengan melakukan investasi secara rutin sebesar Rp 100,000,- sampai usia pensiun 55 tahun (masa kerja 33 tahun) berapa rupiah yang berhasil dikumpulkan apabila diinvestasikan melalui program nabung saham ataupun reksadana saham yang diasumsikan imbal hasil per tahunnya adalah 25%, pada saat pensiun akan ada dana tambahan sebesar Rp 2,375,500,000,- diluar dana pensiun yang diperoleh dari tempatnya bekerja ataupun saldo Jaminan Hari Tua dari Jamsostek yang dimilikinya.
(perhitungan dilakukan dengan calculator financial)   

Kesimpulan 

Seseorang dapat berinvestasi secara rutin, bukan dipengaruhi banyaknya pendapatan, namun karena komitmen dan disiplin di dalam pengelolaan keuangan  yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu.

Investasi dapat dimulai dengan jumlah tertentu yang mampu disisihkan dan senantiasa ditambah seiring dengan meningkatnya pendapatan seseorang.  Seberapa pun hasil investasi yang berhasil dikumpulkan akan lebih baik dibandingkan mengelola keuangan  tanpa perencanaan dan tidak pernah melakukan investasi.

Rp 3,500,- per hari dapat menjadikan seseorang tidak hanya sebagai jutawan namun juga menjadi milyader. Buat generasi muda, ataupun adik adik yang baru saja bekerja, jangan sia siakan waktu dan penghasilan anda, semakin awal berinvestasi semakin sejahtera masa depanmu.


Anda ingin tahu bagaimana  berinvestasi reksa dana simak link berikut:

Bagaimana cara berinvestasi saham simak linknya 

Apabila ada diantara teman teman yang akan belajar bagaimana cara berinvestasi, langkah langkah dan cara memilih investasi agar tidak terjebak ke dalam investasi "bodong", bagaimana menentukan tujuan keuangan seperti mempersiapkan dana pendidikan anak, mempersiapkan dana untuk kepentingan di saat pensiun, dan cara mencapainya, mempersiapkan perencanaan pajak berkaitan dengan tax amnesty, dan bagi teman teman dan Bapak/ Ibu yang telah memiliki aset, bagaimana cara mendistribusikan kepada generasi penerus melalui perencanaan waris, serta langkah langkah mempersiapkannya,    untuk mengetahui semuanya itu, teman teman dapat mengikuti acara Kingdom Financial Class yang diadakan oleh Kingdom Business Community Jawa Barat pada tanggal 6 dan & Agustus 2016, di Hotel Atlantic Jl Pasir Kaliki Bandung untuk informasi detail dapat menghubungi Saudara Edi di 082218144555.

img-1469956341.jpg

God Bless You All


www.jahjasumitro.com







         

   


Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter