Sehat Secara Keuangan

Sehat Secara Keuangan

image taken from www.allbusiness.com
Kita sering mendengar seseorang dinyatakan sehat secara keuangan, apa sich yang dimaksud sebenarnya ketika sesorang dinyatakan sehat secara keuangan, secara mudah kita dapat mengetahui ciri ciri seseorang yang dikatakan sehat secara keuangan (financial), diantaranya sbb:

Aliran Kas (Cash Flow) Setiap Bulan Positip
Dalam bahasa awam, aliran kas positip artinya setiap bulannya pribadi tersebut memiliki arus kas masuk (pendapatan) yang lebih besar dari jumlah pengeluarannya. Pribadi itu  telah bebas dari kebiasaan lebih besar pasak dari pada tiang. Apakah kondisi ini dapat dicapai oleh semua orang, tentunya untuk mencapai arus kas yang positip diperlukan suatu upaya dari kita untuk mengatur keuangan dengan mempunyai anggaran bulanan. Anggaran ini disusun untuk memberikan arahan dalam pengeluaran sehari hari selama sebulan. Dengan adanya anggaran, pos pos pembelanjaan dilakukan sesuai anggaran yang ada, sehingga ada sejumlah dana yang diinvestasikan sejak awal bulan. Dengan demikian upaya untuk mencapai aliran kas yang positip bukan lagi merupakan hal yang tidak dapat dicapai.
Mempunyai Dana Darurat (Emergency Fund) 
Dana Darurat adalah hal yang penting yang perlu dicapai, sebelum sesorang menetapkan tujuan keuangan sesuai dengan prioritas yang dimilikinya, sesuai namanya dana darurat dipergunakan untuk kebutuhan yang sifatnya darurat dan tidak bisa ditunda, contohnya PHK, ada anggota keluarga yang sakit, kerusakan yang dialami pada harta benda yang dimiliki, misal rumah, ataupun kendaraan yang harus segera diperbaiki, untuk menunjang kegiatan sehari hari. Idealnya dana darurat disediakan sebesar 3 sampai 6 kali biaya hidup setiap bulannya. Mari kita melangkah dengan mulai mempersiapkan dana darurat yang sangat penting bagi keluarga. http://jahjasumitro.com/dana-darurat-dan-cara-mempersiapkannya-detail-18234.html

Mempunyai Tujuan Keuangan Yang Jelas
Dengan mempunyai tujuan keuangan yang sesuai dengan konsep SMART, seseorang akan lebih mudah dalam mengelola keuangan pribadinya, karena tujuan keuangan tersebut, terukur waktunya, dan mengetahui instrumen investasi yang tepat dan sesuai untuk mencapai tujuan keuangan tersebut. Intinya sesorang tahu secara detail tujuan keuangan, dan bagaimana cara mencapainya. Tujuan keuangan antara lain, untuk menyediakan dana pendidikan anak, dana pensiun, dana pembelian rumah dan lain lain.http://jahjasumitro.com/apakah-tujuan-keuanganku-realistis-detail-17345.html

Proteksi Yang Cukup Dan Sesuai
Banyak proteksi asuransi yang ditawarkan, dan bermacam macam jenisnya, sebagai prbadi yang sedang mencapai tujuan keuangan, membutuhkan proteksi selama proses pencapaian tujuan keuangan tersebut. Paling tidak ada beberapa jenis asuransi yang perlu dimiliki seseorang antara lain asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi untuk harta benda yang dimilikinya. Sesorang dalam memilih asuransi hendaknya memilih yang sesuai dengan kebutuhan, misal jika sesorang masih lajang, lebih membutuhkan asuransi kesehatan dibandingkan dengan asuransi jiwa. Demikian pula ketika sesorang telah mempunyai tanggungan ataupun mempunyai hutang, yang dibutuhkan adalah asuransi jiwa. Berapa besar nilai pertanggungan yang dibutuhkan dan jenis asuransi yang sesuai, itu yang perlu dipelajari, agar fungsi asuransi yang diperoleh maksimal, namun dengan anggaran yang masih sesuai dengan pendapatan yang dimiliki. http://jahjasumitro.com/artikel/asuransi-kerugian-dan-jiwa-


Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter