Review Keuangan  Akhir Tahun

Review Keuangan Akhir Tahun

image taken from http://david-pranata.com/konten-favorit

Setiap akhir tahun penulis secara pribadi membuat neraca untuk mengetahui laporan keuangan pribadi penulis. Tujuan dari penulis membuat neraca pribadi adalah untuk memonitor dan mengetahui nilai kekayaan bersih setiap tahunnya, sehingga dengan demikian kita dapat mengetahui dan mengevaluasi beberapa hal yang penting dalam keuangan kita diantaranya:

Mengetahui Jumlah Asset 
Dalam neraca pribadi tersebut biasanya terdapat kolom untuk mengetahui seluruh jumlah asset yang kita miliki, baik berupa asset harta lancar, yaitu jumlah uang tunai, nilai tunai asuransi, jumlah asset investasi berupa saham, reksadana maupun asset yang berupa property dan lainnya. Dari kolom tersebut kita dapat mengetahui jumlah asset yang dimiliki apakah mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, sehingga kita dapat mengevaluasi beberapa hal antara lain kedisiplinan dalam berinvestasi dan menabung minimal 10% dari total penghasilan, dan hasil investasi yang diperoleh tahun ini. Apabila kebiasaan dalam menabung dan berinvestasi belum konsisten pola berinvestasi dapat diubah dengan cara misalnya auto debet investasi reksadana diawal bulan ataupun dengan cara nabung saham yang rutin dilakukan dengan sistem auto debet melaui perusahaan sekuritas.

Dana Darurat 
Idealnya setiap keluarga memiliki dana darurat yang likuid sebesar 3 sampai 6 kali jumlah pengeluaran bulanan, apabila dana darurat belum memenuhi jumlah tersebut, untuk tahun depan perlu dibuat perencanaan keuangan dengan tujuan menambah dana darurat sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Aliran Kas Positip
Dengan adanya rencana dan anggaran belaja yang dilakukan setiap bulannya, maka dapat di evaluasi pengeluaran setiap bulannya, sebaiknya aliran kas yang ada surplus setiap bulannya, jika masih defisit maka harus dilakukan penyesuaian dengan cara mengurangi jumlah pengeluaran dan frekuensi pengeluaran contohnya bila dari evaluasi diketahui bahwa frekuensi makan di luar seminggu sekali membebani arus kas bulanan, dapat disesuaikan dengan makan diluar dua minggu sekali atau satu bulan sekali sesuai keadaan arus kas dan pendapatan setiap bulan, melakukan penyesuaian dengan mengganti barang atau jasa yang lebih murah harganya contohnya bila saat makan keluar sering mengunjungi restaurant ataupun tempat yang menjual makanan dengan harga cukup mahal, dapat disesuaikan dengan mengunjungi rumah makan dengan harga makanan yang terjangkau. Atau jika memang sangat membebani sebaiknya pengeluaran yang tidak penting harus dihilangkan dari anggaran bulanan.

Mengetahui Jumlah Hutang  
Kita perlu memonitor jumlah hutang yang dimiliki sesuai dengan batas yang masih sehat dalam proses perencanaan keuangan, terutama kita harus mengurangi hutang yang bersifat konsumtif seperti hutang kartu kredit, KTA, dan cicilan lain lain yang sifatnya konsumtif. Sebaiknya jumlah cicilan yang harus dibayarkan untuk melunasi hutang tidak melebihi 30% dari pendapatan setiap bulan.

Mengetahui Kekayaan Bersih 
Menghitung kekayaan bersih pada akhir tahun dengan mengurangi semua jumlah jumlah asset terdiri dari (asset lancar, asset tidak lancar, asset guna pakai, asset investasi yang dimiliki) dikurangi dengan total hutang yang dimiliki sehingga dapat diketahui jumlah nilai kekayaan bersih yang dimiliki dan bandingkan dengan patokan rasio yang berlaku secara umum. Sehingga kita dapat mengevaluasi apakah investasi yang dilakukan sudah sesuai, sehingga portofolio dan alokasi investasi dapat disesuaikan apabila ada hal hal yang kurang optimal. Apabila ada hal hal yang kurang berhasil, hal ini dievaluasi dan perlu diadakan perubahan pola investasi dan konsumsi serta hutang  pada tahun mendatang.http://jahjasumitro.com/apakah-neraca-keuangan-anda-sehat-detail-15428.html

Dengan melakukan beberapa hal diatas, diharapkan kita dapat mengevaluasi apa yang telah terjadi dalam tahun ini, sehingga jika ada hal hal yang perlu diadakan perbaikan, segera dapat diperbaiki di tahun depan. Jika ada hal hal yang harus dihilangkan dari kebiasaan mengelola keuangan dengan kurang baik, hal ini dihilangkan pada tahun depan.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter