Pengelolaan Keuangan Untuk Yang Berpenghasilan Tidak Tetap

Pengelolaan Keuangan Untuk Yang Berpenghasilan Tidak Tetap

Image taken from Alex Brylov /Shutterstock 

Ada diantara sahabat yang mempunyai profesi seperti agen asuransi, agen property, konsultan ataupun pekerja lepas, programmer, seringkali menerima penghasilan yang tidak tentu setiap bulannya. Ada saat saat tertentu penghasilan yang diterima jumlahnya sangat besar dibandingkan profesi lainnya, namun ada kalanya pendapatan yang diterima minim ataupun lebih kecil dibandingkan dengan profesi ataupun pekerjaan lainnya. Bagaimana cara mengatur keuangan dengan kondisi seperti ini, berikut ini tips  yang mungkin bermanfaat bagi teman teman, 

Pisahkan rekening menjadi 3 jenis  
Yaitu rekening dana darurat yang bertujuan untuk digunakan saat kondisi penghasilan minim, atau dibawah kebutuhan operasional bulanan, dan sebagai sesorang yang berpenghasilan tidak tetap sangat penting mengelola dana darurat yang dibutuhkan, bahkan bila profesi yang lainnya dengan pendapatan yang tetap dan stabil membutuhkan minimum 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan yang di cadangkan sebagai dana darurat, untuk profesi semacam ini dibutuhkan dana darurat 12 bulan.  

Setelah jumlah rekening darurat dipenuhi, sebaiknya mulai dipikirkan rencana investasi, sehingga perlu adanya pos ataupun rekening investasi untuk keperluan jangka menengah dan jangka panjang, sebab sangat kurang bijaksana apabila seluruh pendapatan yang diterima hanya cukup memenuhi kebutuhan rutin, sehingga tujuan investasi untuk masa depan seperti, membeli rumah tinggal, biaya pendidikan anak, pensiun dan tujuan jangka panjang lainnya tidak direncanakan dengan baik. Investasikan sesuai dengan profil resiko dan instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan yang akan dicapai.http://jahjasumitro.com/jumlah-rekening-ideal-detail-37783.html http://jahjasumitro.com/artikel/investasi

Rekening kebutuhan rutin ini sesuai fungsinya dipakai untuk membiayai kebutuhan rutin yang harus dipenuhi seperti biaya makan, biaya listrik, biaya transportasi, biaya sewa tempat tinggal, biaya pendidikan, sebab bila biaya tersebut tidak dipenuhi, tentunya akan menghambat aktivitas rutin setiap hari. Buatlah anggaran bulanan agar aliran pemasukan dan semua pengeluaran tercatat dan dapat dimonitor, untuk dapat dilakukan penyesuaian jika diperlukan. http://jahjasumitro.com/anggaran-dalam-keluarga-detail-10700.html

Proteksi 
Proteksi bagi pekerja dengan pendapatan yang tidak tetap juga perlu dipikirkan, terlebih apabila telah memiliki keluarga, maka kebutuhan proteksi asuransi jiwa juga dibutuhkan, bagaimana menghitung dan memilih asuransi jiwa yang tepat dapat dibaca linknya di http://jahjasumitro.com/perlukah-asuransi-jiwa-dan-berapa-besar-nilai-pertanggungannya-detail-9897.html
Anda juga membutuhkan asuransi kesehatan terlebih apabila sebelumnya anda bekerja dan sekarang mulai berusaha sendiri dengan menjadi konsultan ataupun pekerja lepas. Minimal anda mempunyai BPJS kesehatan bila tidak menggunakan asuransi kesehatan berasal dari asuransi komersial lainnya. Selain asuransi jiwa apabila anda telah memiliki asset perlu juga membeli asuransi kerugian untuk mengurangi kerugian yang timbul akibat rusaknya asset anda seperti mobil, rumah yang diakibatkan oleh bencana maupun kebakaran.http://jahjasumitro.com/mengenal-asuransi-kerugian-detail-9749.html

Membatasi Hutang
Apabila akan berhutang sebaiknya batasi hutang dengan menghitung rata rata penghasilan setiap bulannya, pastikan memilah hutang dengan bijaksana dan seminimal mungkin mempunyai hutang konsumtif yang berbunga tinggi. Bila mempunyai hutang produktif pastikan jumlah cicilannya tidak melebihi 30% dari rata rata penghasilan yang diterimahttp://jahjasumitro.com/bolehkah-kita-berhutang-detail-9750.htmlhttp://jahjasumitro.com/tanda-tanda-memiliki-hutang-tidak-sehat-detail-11570.htmlhttp://jahjasumitro.com/bebas-jerat-hutang-melalui-perencanaan-keuangan-detail-9944.html

Dengan mempersiapkan hal hal diatas, diharapkan kondisi dan keadaan keuangan keluarga akan semakin baik dengan berjalannya waktu, tetapkan suatu target dan lakukan evaluasi setiap tahunnya agar perencanaan di tahun depan akan menjadi semakin baik dan sesuai dengan kondisi keuangan yang terakhir. Salam sukses




Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter