Menyambut Datangnya Buah Hati

Menyambut Datangnya Buah Hati

Image taken from family.fimela.com

Halo apa kabar, semoga semua sahabat dalam keaadan sehat dan sejahtera, kali ini pengasuh akan melengkapi perencanaan keuangan untuk pasangan yang akan menjadi calon orang tua baru dengan akan hadirnya kelahiran 'buah hati" 

Sungguh merupakan hal yang menggembirakan apabila pasangan suami istri dinyatakan akan memiliki buah hati dengan kehamilan istri. Setelah mengetahui bahwa calon Ibu telah positip selama beberapa minggu sebaiknya selain mempersiapkan mental sebagai calon orang tua, juga perlu mempersiapkan segala kebutuhan secara keuangan untuk menyambut kelahiran anak tersebut.

Mari kita telaah beberapa hal yang sudah ada maupun yang masih perlu dipersiapkan, yang pertama harus kita lihat antara lain, biaya kontrol rutin untuk Ibu dan bayi yang masih berada di dalam kandungan, Apakah orang tua telah memiliki jaminan kesehatan dari kantor di tempat kerja, atau bila tidak ada jaminan tersebut apakah pasangan tersebut telah memiliki sendiri asuransi kesehatan dari asuransi komersial, ataupun BPJS yang menjamin biaya pemeriksaan kehamilan dan biaya untuk melahirkan. Seandainya kedua hal tersebut belum dimiliki, sebaiknya mulai dipersiapkan sejumlah dana untuk beberapa hal sebagai berikut:

Biaya Persalinan dan Kebutuhan Bayi 
Biaya biaya ini harus mulai dipersiapkan dan harus mulai dianggarkan dalam arus kas keluar masuk setiap bulannya, biaya biaya ini meliputi biaya pemeriksaaan kandungan rutin setiap bulannya, serta obat obatan dan vitamin yang diresepkan oleh dokter kandungan untuk mendukung persiapan sebelum waktu kelahiran bayi. Selain itu perlu dipersiapkan pula biaya untuk persalinan  Informasi tentang biaya persalinan dapat diperoleh di beberapa rumah sakit, sehingga dapat diperkirakan biaya yang harus dipersiapkan untuk biaya persalinan. Biaya persalinan yang dipersiapkan dapat berupa biaya persalinan normal, ataupun biaya persalinan jika memang harus melahirkan dengan bantuan operasi caesar. 

Biaya yang lain adalah biaya kesehatan dan imunisasi bayi,yang jumlahnya cukup besar, sehingga perlu dipersiapkan dengan matang, dan biaya biaya lainnya seperti biaya kebutuhan bayi untuk pakaian, box, dan peralatan peralatan lain yang diperlukan untuk merawat dan mengasuh bayi seperti alat steriliasasi perlengkapan makan. Bagi yang  memiliki saudara atau kerabat yang telah mempunyai anak, untuk menghemat pengeluaran ini ada baiknya bila memungkin meminjam peralatan, yang pernah dipakai sebelumnya.

Apabila hal ini telah dipersiapkan pada saat menikah dan berstatus suami istri, tentunya hal ini akan sangat membantu meringankan posisi keuangan keluarga, namun apabila belum dipersiapkan, tentunya hal ini harus dicari jalan keluarnya, apakah mengambil dana darurat yang ada, atau hal lainnya, namun apabila sampai berhutang sedapat mungkin menghindari hutang kartu kredit ataupun KTA karena bunganya sangat tinggi. Mungkin dapat dipikirkan apabila memungkinkan dan ada fasilitas dari kantor,  meminjam kepada kantor atau saudara, sehingga bunganya rendah, atau jika meminjam keluarga  ada kemungkinan tanpa bunga.

Dana Darurat
Apabila saat ini telah memiliki dana darurat, sebaiknya jumlah yang disiapkan sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan. Karena dana darurat ini akan dicadangkan apabila ada hal hal yang bersifat penting, segera  yang tidak dapat ditunda dipenuhi. Bila belum memiliki sebaiknya mulai dipikirkan dari sejak masuk ke dalam pernikahan, karena dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga, tentunya jumlah yang diperlukan akan semakin besar.  

Asuransi Jiwa 
Setelah berkeluarga, tulang punggung keluarga membutuhkan proteksi, tidak hanya asuransi kesehatan, namun memerlukan juga asuransi jiwa untuk melindungi penghasilan keluarga, hal ini untuk berjaga jaga atas kemungkinan jika tulang punggung keluarga  mengalami musibah yang berakibat kematian atau cacat tetap, dengan adanya asuransi ini, keuangan keluarga diharpkan masih dapat bertahan, minimal diperlukan uang pertanggungan 50 sampai 100 kali penghasilan per bulan yang dihasilkan oleh tulang punggung keluarga. Untuk mensiasati besarnya premi dapat memakai asuransi berjangka (term life) yang relatif terjangkau. http://jahjasumitro.com/jenis-jenis-asuransi-jiwa-detail-13708.html


Dana Pendidikan dan Dana Pensiun
Sebaiknya dana pendidikan mulai dipersiapkan sejak anak lahir, untuk mempersiapkannya dapat melalui investasi secara rutin melalui reksadana ataupun "nabung saham", atau apabila telah memiliki asset investasi misal rumah kedua, rumah tersebut dapat dicadangkan sebagai dana pendidikan anak di kemudian hari.http://jahjasumitro.com/mahalnya-biaya-pendidikan-detail-27352.html 

Selain itu sebagai orang tua wajib mempersiapkan dana pensiun sejak dini, hal ini perlu dilakukan agar kelak hidup di masa pensiun tidak menjadi beban buat anak anak. http://jahjasumitro.com/mengurangi-timbulnya-generasi-sandwhich-detail-31369.html  Dan semakin awal disisihkan semakin sedikit dana yang diperlukan untuk investasi dalam memenuhi kebutuhan untuk pensiun, dan kemungkinan akan terhindar dalam kesalahan untuk mempersiapkan dana pensiun. http://jahjasumitro.com/salah-mempersiapkan-pensiun-detail-28764.html

Mudah mudahan informasi ini bermanfaat buat para pembaca dalam mempersiapkan keuangan. Apabila ada hal hal yang belum jelas dapat bertanya kepada penulis, ataupun menuliskan komentarnya

Salam


www.jahjasumitro.com

 








Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter