Mempersiapkan Dana Pendidikan

Mempersiapkan Dana Pendidikan

Dana pendidikan semakin mahal dan perlu dipersiapkan 

Dana pendidikan perlu kita siapkan sejak dini. Semakin dini kita persiapkan akan semakin baik karena kita sebagai orang tua akan lebih siap dan mengerti jumlah yang harus dicapai untuk biaya pendidikan. 

Pertanyaannya sekarang mana yang lebih tepat kita akan memakai asuransi sebagai sarana untuk penyediaan dana pendidikan, atau instrument investasi yang lain seperti reksa dana, mari kita diskusikan bagaimana ke dua jenis produk tersebut beroperasi.

Yang pertama bila kita menggunakan asuransi sebagai sarana investasi (Unit Link) apa saja komposisi didalamnya:

  • Didalamnya ada unsur asuransi  yang menjadi biaya yaitu asuransi jiwa, penyakit kritis, kesehatan dan adanya biaya administrasi dan akuisisi.

  • Unsur yang lainnya adalah investasi.

Namun apabila kita menggunakan reksa dana sebagai sarana untuk mencapai tujuan keuangan, 100% dana yang kita digunakan untuk investasi, namun tidak ada proteksi apa pun. Tinggal kita sesuaikan dengan profil resiko dan jangka waktu kapan dana tersebut dipergunakan.

Apa keuntungannya apabila menggunakan instrumen reksa dana:
  • Ditangani oleh Manager Investasi yang professional

  • Syaratnya hanya tabungan dan KTP

  • Terjangkau dapat dimulai dengan Rp 100,000,-

  • Dapat dibeli secara on line dan auto debet 

Sekarang kita perhatikan pula resiko resiko yang ada dalam reksa dana :

  • Resiko perubahan harga

  • Resiko perubahan peraturan

  • Resiko likuiditas

  • Resiko wanprestasi

  • Resiko Nilai tukar

Dengan mempertimbangkan kedua hal tersebut diatas, silakan anda dengan cerdas menentukan manakah  yang sesuai dengan kebutuhan, karena setiap keluarga mempunyai kebutuhan , dan cara mencapai tujuan keuangan  yang berbeda pula.

Ingat setiap investasi, ataupun cara mencapai tujuan keuangan  harus dipelajari terlebih dahulu, agar kita mengerti secara pasti mana yang sesuai dengan kebutuhan dan memperoleh hasil yang optimal sesuai yang kita harapkan.


Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter