Investasi Saham

Investasi Saham

Mengapa Saham


Dalam perencanaan keuangan investasi adalah hal yang penting yang harus kita lakukan, karena kita senantiasa akan dihadapkan oleh inflasi dari tahun ke tahun. Dengan investasi diharapkan imbal hasil yang diperoleh akan mengalahkan inflasi. Kali ini kita akan membahas investasi saham. saham adalah produk investasi di pasar modal, dimana ketika kita membeli saham perusahaan baik melalui IPO (initial Public Offer) ataupun saat saham sudah diperdagangkan di pasar modal artinya kita membeli perusahaan tersebut, sehingga kita memiliki perusahaan tersebut sesuai dengan porsi saham yang kita miliki. Saat ini saham sudah tidak berbentuk kertas, namun sudah memakai transaksi secara elektronik, sehingga kita tidak perlu menyimpan fisik saham.


img-1462438144.jpg

Apa keuntungannya bila kita berinvestasi Saham

Keuntungan yang kita dapatkan dengan berinvestasi di saham diantaranya capital gain atau selisih harga ketika saat kita membeli saham dibandingkan dengan saat kita menjualnya. selain dari deviden yang dibagikan oleh perusahaan jika perusahaan memperoleh keuntungan, namun ketika kita berinvestasi saham kita harus melihat fundamental dari suatu perusahaan tersebut, untuk mengetahui fundamental perusahaan biasanya kita lihat dari laporan keuangan perusahaan tersebut.

Berikut informasi fraksi saham yang berlaku

img-1463908027.jpg

Kembali lagi sebelum kita berinvetasi dalam suatu instrument, kita harus mengerti pasti terlebih dahulu bahwa apa tujuan investasi kita, saham sebagai instrument investasi secara umum cocok dipergunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang. Jika berbicara tujuan jangka panjang artinya dengan horizon waktu lebih dari 5 tahun.

img-1462438219.jpg

Diversifikasi portofolio 

Dalam berinvestasi saham hendaknya tetap melakukan diversifikasi untuk menurunkan resiko yang mungkin timbul. Diversifikasi di sini adalah dari sisi perusahaan dan sektor usahanya, misal perusahaan di konsumer group dan perbankan. Satuan yang dipergunakan dalam perdagangan saham adalah lot (100 lembar)

Saran penulis pada tahap awal sebaiknya investor memilih saham saham yang berkapitalisasi besar (blue chip),  baru setelah mahir dengan analisa teknikal dan fundamental, baru lah dapat membeli saham diluar saham blue chip. Saham memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan dengan deposito,  obligasi maupun reksadana. Walaupun dalam jangka pendek berfluktuasi, namun dalam jangka panjang sanggup memberikan imbal hasil yang besar pula, sehingga saham memang cocok untuk mecapai tujuan keuangan dalam jangka panjang.

Untuk kebutuhan jangka panjang sebaiknya memilih saham saham yang defensive yang produknya tetap dipergunakan orang, misal penghasil pasta gigi, multivitamin ataupun saham pakan ternak dan infrastruktur seperti jalan tol.

Bagaimana memulainya,  cukup datang ke perusahaan sekuritas, mengisi formulir dan memberikan copy identitas dan NPWP, setelah itu pihak sekuritas akan membukaan rekening di bank dan kita menyetor dana ke rekening tersebut. Untuk itu perlu juga mencari perusahaan sekuritas dengan Modal Kerja Bersih Disesuaikan dengan ketentuan modal yang telah ditentukan OJK. Kemudian dalam beberapa hari kemudian investor akan memperoleh kartu akses untuk memantau portfolionya. Transaksi saham dapat dilakukan secara on line ataupun off line. 

Selamat berinvestasi dan menjadi happy investor.

img-1462438263.jpg






Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter