Bolehkah Kita Berhutang

Bolehkah Kita Berhutang

Hutang adalah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari hari. Mengapa kita sangat akrab dengan kata hutang?

Ada beberapa alasan yang sering kita dengar mengenai hutang antara lain:

  • Kalau nggak ngutang nggak bisa punya apa apa

  • Kalau bisa ngutang,kenapa harus bayar lunas

  • Tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup

  • Selalu mendapat tawaran dari KTA dan Credit Card

Bagaimana sih apakah kita boleh berhutang atau tidak? Pada prinsipnya kita boleh memanfaatkan hutang produktif atau memiliki hutang produktif  selama kita dapat mengatur dan memanage hutang tersebut dan kita mampu melunasinya.

Ratio hutang produktif yang sehat dari keuangan adalah tidak lebih dari 30% penghasilan kita. Sedangkan hutang konsumtif harus selalu dilunasi karena biayanya tinggi, seandainya kita memiliki cicilan 0 persen harus dianggarkan dan dibayar tepat waktu agar tidak dikenakan bunga.

Ciri ciri hutang yang kita miliki sudah tidak sehat antara lain:

  • Terus menggali lubang hutang tanpa batas  kemampuan

  • Selalu berhutang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan  sudah menjadi rutinitas.

  • Hutang dianggap "wajar bukan masalah"

  • Selalu bayar kartu kredit minimum payment 

  • Gaya hidup berlebihan selalu mengikuti trend tanpa menyesuaikan dengan    kemampuan finansial, sehingga demi gengsi rela berhutang.

  • Tidak bertanggung jawab atas hutang sehingga cenderung tidak melunasi hutang kepada banyak pihak.

Jadilah bijak dalam berhutang agar kita tidak terjerat dan menyebabkan keuangan kita berantakan.


Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter