Baca Polis Asuransi supaya tidak menyesal

Baca Polis Asuransi supaya tidak menyesal

Membaca Polis Asuransi 
Alangkah lebih baik apabila kita memeriksa dan membaca polis asuransi yang dimiliki,   misalnya polis asuransi untuk rumah tinggal ataupun tempat untuk usaha serta asuransi kendaraan, karena sebagian huruf dalam polis asuransi dicetak kecil dan menggunakan bahasa hukum yang mungkin belum terlalu familiar buat sebagian kalangan.   

Mintalah Penjelasan Kepada Broker, Agen atau Marketing Asuransi 
Ketika membeli asuransi di perusahaan asuransi,  baik secara langsung melalui marketing perusahaan asuransi, ataupun melalui jasa pialang asuransi, ataupun membeli polis asuransi melalui saudara, teman yang berprofesi sebagai agent asuransi, sebaiknya anda meminta penjelasan kepada mereka tentang asuransi yang  dibeli. Hal ini bertujuan supaya kita benar benar mengetahui dan paham benar tentang asuransi yang dimiliki, termasuk luas jaminannya dan pengecualian pengecualian yang tidak dijamin oleh polis tersebut.

Perbedaan Polis Asuransi Property All Risks dan Polis Standard Kebakaran Indonesia
Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan perbedaan antara asuransi Property All Risks dan asuransi Kebakaran, serta akan diulas juga mengenai asuransi kendaraan bermotor.

Polis Property All Risk itu polis apa?
Sering kita mendengar " all risks policy"  namun itu bukan artinya bahwa semua resiko dijamin oleh polis asuransi, tersebut. Pada prinsipnya asuransi property all risks akan menjamin resiko resiko yang tidak masuk dalam pengecualian polis termasuk didalamnya adalah jaminan atas resiko resiko sbb:
 
  • Kebakaran, sambaran petir, peledakan, kejatuhan pesawat, dan kerugian karena asap.

  • Kerusuhan, pemogokan, perbuatan  jahat, huru hara.

  • Banjir, angin ribut, badai dan kerugian lain karena air.

  • Gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami.

  • Tanah longsor, pergerakan tanah.

  • Kerugian kerugian lainnya 

Pengecualian dalam Polis Property All Risks 
Sekarang apa yang termasuk  dalam pengecualian polis Property All Risks diantaranya, perang, terrorisme, aus, karat, ataupun hal hal yang bersifat gradual dan kesengajaan, kehilangan ataupun penyusutan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Perubahan suhu, cacat material, reaksi kimia dan pengecualian pengecualian yang lainnya.

Apa saja yang menjadi unsur pembentuk premi dalam asuransi Property All Risks dan  bagaimana kita menentukan nilai pertanggungan dalam asuransi property all risks ada beberapa faktor penentu diantaranya:

Premi ditentukan oleh, jenis okupasi, lokasi resiko,  banyaknya lantai bangunan, luas jaminan yang diambil, rate acuan dari Otoritas Jasa Keuangan, data statistik, klaim dan aktuaria yang ada.

Untuk menentukan nilai pertanggungan  cara penentuannya adalah sbb : 

  • Bangunan ditentukan oleh nilai membangun kembali saat ini.

  • Contents (isi)  dan mesin ataupun peralatan ditentukan oleh nilai pasar barang sejenis/sama  di pasaran saat ini 

  • Apabila ada stock, maka stock harus dinilai dengan harga stock yang sebenarnya mengacu kepada harga pokok pembelian.

Polis property All Risks memakai dasar "reinstatement"  artinya pada saat terjadi klaim, pembayarannya tidak akan dikenakan penyusutan dan barang yang lama akan diganti dengan yang baru sehingga faktor penting yang harus kita perhatikan  adalah pada saat kita menentukan nilai pertanggungan atas objek yang akan diasuransikan sehingga cukup untuk membangun kembali apabila mengalami kerusakan ataupun kerugian yang dijamin oleh polis.

Selain itu apabila kita menentukan nilai pertanggungan di bawah harga membangun kembalinya, pada saat terjadi kerugian penggantian klaimnya akan dihitung secara prorata.

Sedangkan  Polis Asuransi kebakaran (Polis Standard Kebakaran Indonesia) biasanya disebut sebagai "name perils policy" dimana yang dijamin adalah resiko yang disebutkan secara jelas saja dalam polis, dalam hal ini asuransi kebakaran saja, kecuali pada saat membeli polis kita juga memperluas dengan jaminan tambahan lain seperti  

  • Kerusuhan, pemogokan, perbuatan  jahat, huru hara.

  • Banjir, angin ribut, badai dan kerugian lain karena air.

  • Gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami.

  • Tanah longsor, pergerakan tanah.
Maka resiko resiko tersebut  akan dijamin juga dalam polis tersebut.  

Mohon agar dapat membaca polis dan menelitinya kembali sehingga pada saat terjadi resiko yang tidak diinginkan, kita telah mempunyai payung proteksi yang sesuai. 

Contohnya ketika musim hujan saat ini, ketika  tidak memperhatikan isi polis dan luas jaminan polis yang dimiliki, alih alih memperoleh proteksi apabila timbul kerugian karena banjir, angin ribut ataupun kerugian lain yang disebabkan oleh air, namun setelah ada kejadian bencana banji saat  melaporkan kerugian tersebut kepada pihak asuransi ternyata baru diketahui bahwa polis yang dimiliki hanya menjamin resiko kebakaran, karena tidak diperluas oleh jaminan banjir dan kerugian lain akibat air. Sehingga kerugian tersebut tidak dijamin oleh asuransi. 

Saat terjadi klaim karena Polis Standard Kebakaran Indonesia menganut proses penggantian secara indemnity, maka penggantian kerugian akan dihitung dengan dikurangi penyusutan atas harta benda tersebut. 

Jaminan Apa saja dalam Asuransi Kendaraan Bermotor 
Berkaitan dengan asuransi kendaraan secara umum ada dua jaminan dalam asuransi kendaraan yaitu

  • All Risks menjamin kerugian ataupun kerusakan yang  disebabkan oleh resiko resiko yang tidak dikecualikan dalam polis. seperti tabrakan, tergelincir, terguling yang nilai kerugiannya diatas nilai resiko sendiri (dalam polis/own retension) 

  • Total Loss only menjamin kerugian ataupun kerusakan dimana biaya untuk memperbaiki kendaraan mencapai lebih dari 75% dari nilai pasar kendaraan bermotor tersebut.

Selain itu ada juga jaminan tambahan yang bisa diambil oleh pemilik kendaraan bermotor antara lain:

  • Kerusuhan, pemogokan, dan terrorisme dan sabotase

  • Banjir, gempa bumi dan bencana alam lainnya

  • Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga 

  • Personal Accident untuk penumpang dan pengemudi

  • Tanggung jawab hukum atas penumpang

Untuk itu sebagai tertanggung harap membaca  luas jamina polis kendaraan agar saat mengalami suatu musibah ataupun kerugian, mengetahui dengan pasti luas jaminan asuransi kendaraan yang dimiliki. Sehingga tidak timbul masalah ataupun kerugian di kemudian hari yang diakibatkan tidak dibacanya polis. 
 
Apabila mobil terendam banjir, bila tidak membeli tambahan jaminan banjir maka secara otomatis kerugian akibat banjir yang dialami tidak akan dijamin oleh asuransi. Dan harap diingat pula kerusakan pada mobil yang disebabkan oleh "water hammer" dikecualikan dalam polis kendaraan, walaupun  sudah diperluas dengan luas jaminan banjir. 

Jadi mohon tetap bijaksana dalam mengemudikan kendaraan saat musim hujan dan banjir, agar tidak asal terobos  dan terus memaksakan diri melewati jalan saat kondisi banjir.   

Karena hal ini akan berakibat polis asuransi tidak menjamin kerugian ataupun kerusakan tersebut karena kerugian yang disebabkan oleh "water hammer" dikecualikan dalam luas jaminan polis

Demikianlah sharing kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa baca polis asuransi anda dengan seksama.    





















   




 

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter