Apakah tujuan keuanganku realistis

Apakah tujuan keuanganku realistis

Dalam tahapan kehidupan kita, kita memiliki banyak tujuan keuangan, dan keinginan. Bagaimana kita dapat merenungkan dan memahami lebih dalam langkah langkah apa yang harus dilakukan untuk  mencapai tujuan keuangan yang sesuai dengan yang benar benar kita butuhkan ?

Untuk memudahkan kita mencapai suatu tujuan keuangan dengan lebih terarah dan tertata, kita dapat membuat langkah langkah dengan beberapa cara antara lain merumuskan dengan lebih nyata (real) dan terukur.

Karena apabila kita hanya membuat tujuan keuangan mencapai dana pendidikan anak, memiliki rumah tinggal sendiri, merencanakan dana pendidikan S2, hal ini masih merupakan tujuan yang belum jelas, sehingga kita perlu memperjelas dengan prinsip didalam perencanaan keuangan SMART

Apa yang dimaksud dengan SMART secara rinci SMART apabila kita aplikasikan dalam contoh akan membeli rumah tinggal dapat kita jabarkan sebagai berikut:

Specific artinya tujuan keuangan yang akan kita capai harus dapat kita jabarkan dengan detail. 

  • Dalam hal ini sudah menentukan  akan membeli rumah tinggal dengan ukuran type 36 di komplek perumahan X di jalan Bahagia Bandung, 

Measurable artinya dapat diukur sehingga kita harus tahu berapa harga, rumah, DP yang diperlukan  dan biaya biaya lain yang harus dipersiapkan untuk membeli rumah tersebut serta berapa lama hal itu akan kita capai

  • Contoh harga rumah  Rp 300,000,000,- sehingga kita tahu berapa DP yang harus kita sediakan (bila memakai standard 30%) maka DP yang harus kita sediakan adalah Rp 100,000,000 

Attainable artinya dapat di capai, setelah kita mengetahui target keuangan yang akan dituju, kita harus mengevaluasinya apakah target keuangan tersebut dapat di capai dengan menghitung berapa jumlah dana yang harus kita persiapkan, ataupun yang harus diinvestasikan setiap bulannya.

Relevan artinya cocok dengan kebutuhan, baik untuk masa depan dan sesuai dengan pengorbanan ataupun usaha untuk mencapainyadan  memang diperlukan, dalam hal ini tujuan memiliki rumah tinggal adalah hal yang sangat relevan karena rumah adalah merupakan kebutuhan yang penting  bagi semua orang. 

Time artinya adalah waktu yang specifik untuk dapat mencapainya, dan ada batasan waktu tertentu untuk mencapai agar lebih komitmen dan disiplin untuk menjalankan rencana tersebut, misal mempersiapkan DP rumah untuk tahun depan, dan setelah itu dilanjutkan dengan KPR ke bank untuk mewujudkan pembelian rumah tersebut.

Dalam contoh kasus pembelian rumah tersebut diatas diketahui  harga rumah Rp 300,000,000,- DP yang diperlukan Rp 100,000,000,- apabila saat ini sudah memiliki uang Rp 75,000,000,- dan direncanakan akan membeli tahun depan maka harus dipersiapkan sbb:

Gaji X sebesar 9,000,000,- asumsi kenaikan gaji 10% per tahun asumsi kenaikan harga rumah 15% per tahun  maka harga rumah tahun depan akan menjadi Rp 345,000,000,- sehingga DP yang harus dipersiapkan adalah Rp 103,500,000,-
 
Apabila saat ini sudah memiliki uang untuk Rp 75,000,000,- maka dibutuhkan Rp 28,000,000,- lagi untuk mempersiapkan DPnya  apabila DP dipersiapkan dengan reksadana pasar uang untuk setahun ke depan  maka membutuhkan dana yang diinvestasikan setiap bulannya Rp 2,333,333,- 

Pada saat tahun depan saat mengambil KPR maka diketahui cicilannya sbb:

Harga Rumah Rp 345,000,000,- - DP 103,500,000,- sisa KPR adalah Rp 241,500,000,-

Apabila X akan mencicil selama 10 tahun apabila tingkat bunga 10% maka setiap bulannya akan mencicil melalui fasilitas KPR Bank sebanyak Rp 3,191,440.

Tujuan keuangan akan lebih mudah dicapai apabila waktu yang diperlukan makin panjang, karena jumlah investasi yang diperlukan semakin kecil, untuk itulah kita perlu menentukan prioritas di dalam menentukan tujuan keuangan dengan prinsip SMART. God Bless You   

Image source: Playbuzz.com
 

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial
Facebook
Twitter